Minggu, 18 November 2012

sifat dan manfaat dari turunan alkana

1.       Sifat-sifat dari senyawa-senyawa turunan alkana (alkoksi alkana s/d alkil alkanoat)

a. Sifat Aldehida/Alkanal
 1)   Senyawa-senyawa aldehide dengan jumlah atom C rendah (1 s/d 5 atom C) sangat mudah    larut dalam air.Sedangkan senyawa aldehide dengan jumlah atom C lebih
                        dari 5 sukar larut dalam air.
 2)   Aldehide dapat dioksidasi menjadi asam karboksilatnya
b. Sifat Alkanon/Keton
1)    Alkanon dengan jumlah C 1 s/d 5 berupa cairan tak berwarna
2)    Pada umumnya larut dalam air
3)    Alkanon seperti aldehide mempunyai titik didih dan titik leleh yang lebih rendah di bandingkan senyawa alkanal yang dapat membentuk hidrogen
4)    Alkanon dapat direduksi oleh gas H2 menghasilkan alkohol sekundernya.

c. Sifat Alkil Alkanoat/Ester
1)      Pada umumnya mempunyai bau yang harum, menyerupai bau buah-buahan.
2)      Senyawa ester pada umumnya sedikit larut dalam air
3)      Ester lebih mudah menguap dibandingkan dengan asam atau alkohol pembentuknya.
4)   Ester merupakan senyawa karbon yang netral
 5)   Ester dapat mengalami reaksi hidrolisis

d. Sifat Alkoksi Alkana/Eter
1)         Titik didih relatif rendah di bandingkan dengan isomer alkohol
2)         Sulit membentuk ikatan hidrogen
3)         Kelarutan eter dalam air sangak kecil
4)         Eter pelarut yang baik bagi senyawa organik yang tidak larut dalam air
5)         Eter mudah terbakar membentuk CO2  dan uap air
6)         Eter terurai oleh halida teruatam oleh HI

e. Sifat Haloalkana
1)         Senyawa klorometana dan kloroetana berwujud gas pada suhu kamar dan tekanan normal
2)         Haloalkana yang lebih tinggi berupa cairan mudah menguap
3)         Titik didih isomer haloalkana berubah sesuai urutan (primer, sekunder, tersier)

f. Sifat Alkanol/Alkohol
1)         Mudah terbakar
2)         Mudah bercampur dengan air
3)         Bentuk fasa pada suhu ruang :
– dengan C 1 s/d 4 berupa gas atau cair
– dengan C 5 s/d 9 berupa cairan kental seperti minyak
– dengan C 10 atau lebih berupa zat padat
4)         Pada umumnya alkohol mempunyai titik didih yang cukup tinggi dibandingkan alkananya. Hal ini disebabkan adanya ikatan hidrogen atas molekulnya.





1.      Manfaat / kegunaaan  dari senyawa-senyawa turunan alkana (alkoksi alkana s/d alkil  alkanoat)

       a.Manfaat Alkanol/Alkohol
1)     Pada umumnya alkohol digunakan sebagai pelarut.
Misal : lak dan vernis
2)     Etanol dengan kadar 76% digunakan sebagai zat antiseptik.
3)     Etanol juga banyak sebagai bahan pembuat plastik, bahan peledak, kosmestik.
4)     Campuran etanol dengan metanol digunakan sebagai bahan bakar yang biasa dikenal
dengan nama Spirtus.
5)    Etanol banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minuman keras
  

b. Kegunaan Eter
1)     Sebagai pelarut senyawa-senyawa organik.
2)     Digunakan sebagai zat arestesi (obat bius) di rumah sakit.
3)     Senyawa eter ini digunakan untuk menaikan angka oktan besin sehingga diperoleh bensin yang ramah lingkungan

c. Kegunaan Aldehide
1)     Larutan formaldehide dalam air dengan kadar 40% dikenal dengan nama formalin. Zat
ini banyak digunakan untuk mengawetkan spesimen biologi dalam laboratorium musium.
2)     Insektisida dan pembasmi kuman
3)     Bahan baku pembuatan damar buatan
4)     Bahan pembuatan plastik dan damar sintetik seperti Galalit dan Bakelit
5)     Bahan untuk membuat karet dan damar buatan
6)     Bahan untuk membuat asam aselat (As. Cuka)
7)     Bahan untuk membuat alkohol

d. Kegunaan Alkanon
1)     Pelarut senyawa karbon misalnya : sebagai pembersih cat kuku
2)     Bahan baku pembuatan zat organik lain seperti klaroform yang digunakan sebagai obat
bius.

e. Kegunaan Ester
1)     Amil asetat banyak digunakan sebagai pelarut untuk damar dan lak
2)     Esterifikasi etilen glikol dengan asam bensen 1.4 dikarboksilat menghasilkan poliester
yang digunakan sebagai bahan pembuat kain.
3)     Karena baunya yang sedap maka ester banyak digunakan sebagai esen pada makanan

f. Kegunaan Haloalkana
1)     Kloroform digunakan sebagai pelarut organik, anastesi, mengawetkan serangga sebagai insektarium
2)     Freon, cairan pendingin pada lemari es dan AC
3)     Iodoform, antiseptik pada pengobatan luka bagian luar tubuh
4)     Tetraklorometana, digunakan sebagai pelarut organik, pembuatan senyawa-senyawa flourin dan juga biasa diguanakan sebagai pencucian kering

0 komentar:

Poskan Komentar